Kamis, 05 Maret 2015

Penyebab Diabetes Melitus

Diabetes Mellitus adalah penyakit yang mempengaruhi gula darah, hal ini terjadi karena glukosa (gula sederhana) di dalam darah terlalu tinggi. Sehingga tubuh tidak dapat menggunakan insulin dengan benar atau tidak sempurna. Dalam kinerjanya, makanan setelah cenderung membuat glukosa darah meningkat dan akan merangsang pankreas untuk memproduksi insulin. Insulin bergerak membuat gula ke dalam sel untuk diubah menjadi energi atau sebagai cadangan energi. Namun, jika terlalu banyak glukosa dalam darah sulit untuk membuat insulin bekerja dengan baik. Hal ini dapat terjadi biasanya pada orang yang memiliki usia lebih dari 30 tahun atau lebih tua. Dengan kurangnya aktivitas yang mengeluarkan energi dapat menjadi pemicu tumbuhnya penyakit mellitus. Kadar gula darah dalam batasan normal adalah antara 70-110mg/liter.

Menyebabkan

Penyebab diabetes biasanya karena hasil insuli tidak cukup untuk mengakomodasi kadar gula dan sel-sel tubuh tidak merespon insulin. Dan ini biasanya terjadi karena kandungan lemak yang besar dalam tubuh tidak sempurna karena kurangnya aktivitas setiap hari. Penyebab lainya biasanya dikarenakan:

- Kurangnya insulin karena virus atau faktor gizi pada saat anak-anak tidak memadai.

- Pengaruh genetik atau keturunan

- Terjadinya obesitas

- Tingginya kadar kortikosteroid

- Adanya kehamilan yang membuat kurangnya kadar insulin dalam darah

- Tubuh racun yang mempengaruhi kinerja insulin

Gejala Penyakit Diabetes Insulin

-Kelebihan gula darah di atas 160-180 mg / dl, membuat urin dicampur dengan gula.

-Ketika gula darah berada dalam tekanan yang lebih tinggi akan terjadi poliuri

-Terjadinya polidipsia atau haus berlebihan

-Terjadinya penurunan berat badan

-Penglihatan kabur, mual dan pusing,

-Kurangnya daya tahan tubuh karena terlalu banyak berolahraga yang dilakukan secara tidak teratur

Sumber link: http://ramuantradisionalkita.com/pengobatan-tradisional-diabetes-melitus/

Rabu, 04 Maret 2015

Pengertian Penyakit Ginjal Bocor

Penyakit yang satu ini lebih dikenal dengan sebutan ginjal bocor, istilah bocor ginjal sebenarnya tidak dikenal dalam dunia kedokteran. Istilah bocor ginjal mungkin diberikan oleh dokter yang mendiagnosis sindroma ini untuk memudahkan pemahaman.

Sindrom nefrosis bisa mengenai orang dewasa atau anak-anak. Pada anak-anak, gejala ini biasanya terjadi pada usia 3-4 tahun. Sebagian besar anak-anak ini menderita bentuk sindrom nefrosis yang disebut minimal change disease, penyakit dengan perubahan minimal. Kebocoran pada ginjal disebabkan oleh kerusakan pada pembuluh darah kecil (glomeruli) di dalam ginjal yang memfiltrasi/menyaring kotoran dan kelebihan air dalam darah. Glomeruli yang sehat menjaga protein dalam darah (terutama albumin) yang dibutuhkan untuk memelihara jumlah cairan yang tepat dalam tubuh (dari penyerapan hingga pengeluaran) melalui urin. Jika rusak, glomeruli membiarkan jumlah protein dalam darah keluar dari tubuh melalui urin.

Kebocoran ginjal ini sangat membahayakan bagi tubuh maka dari itu, diperlukan penanganan khusus pada penyakit atau kerusakan ginjal. Di sini kami sebagai agen obat herbal online terbesar dan terpercaya, mempunyai solusi obat ginjal bocor dengan herbal yang sudah terbukti ampuh dapat mengatasi ginjal bocor.

Menurut dr Parlin ada dua penyebab sindrom nefrotik , yakni :
  • Penyebab primer berupa faktor imunologi dan
  • Penyebab sekunder yakni yang terjadi karena diabetes , malaria , atau obat-obatan .
Gejala Ginjal Bocor

Berikut beberapa gejala umum penyakit ginjal bocor :
  • Nafsu makan berkurang
  • Volume urin berkurang
  • Air kencing atau urin berbusa
  • Sesak napas akibat penimbunan cairan di rongga sekitar paru-paru
  • Lutut dan kantong zakar (pada pria) membengkak
  • Pada anak bisa terjadi penurunan tekanan darah ketika sedang berdiri . Tekanan darah penderita bisa rendah ataupun tinggi
  • Terjadi peradangan pada lapisan perut . Ini karena adanya infeksi di daerah perut . Infeksi ini diduga karena berkurangnya pembentukan antibodi atau hilangnya antibodi yang keluar bersama urin .
  • Terjadi kelainan pembentukan darah yang bisa meningkatkan risiko pembekuan di dalam pembuluh darah.
Kami merekomendasikan obat tradisional ginjal bocor Ace Maxs yang terbuat dari perpaduan utama antara ekstrak kulit manggis dan daun sirsak. Seperti apa khasiat Ace Maxs dalam mengatasi ginjal bocor? Silahkan Klik Di Sini

Senin, 02 Maret 2015

Tanda-Tanda Fistula Ani

Fistula Ani adalah Saluran abnormal yang menghubungkan antara dua rongga tubuh. Penyakit ini berawal dari dalam anus ( Anorektal) kemudian menembus ke bokong ini terjadi karena saluran kantong kandung kemih yang terlalu penuh maka sisa air kemih yang terlampau banyak mencari jalan keluar melalui terbentuknya abses yang terletak disekitar daerah kemaluan dan bokong. Fistula ani sering terjadi pada laki laki berumur 20 – 40 tahun, berkisar 1-3 kasus tiap 10.000 orang. Sebagian besar fistula terbentuk dari sebuah abses (tapi tidak semua abses menjadi fistula). Sekitar 40% pasien dengan abses akan terbentuk fistula.

Fistula ani juga dapat terjadi pada pasien dengan kondisi inflamasi berkepanjangan pada usus , seperti pada Irritable Bowel Syndrome (IBS), diverticulitis, colitis ulseratif , dan penyakit crohn , kanker rectum , tuberculosis usus , HIV-AIDS , dan infeksi lain pada daerah ano-rektal. Pada penderita Fistula Ani, sering mendapatkan keluhan terutama pada Fistula Ani yang sudah berlubang lebih dari satu ( Horseshoe) Penderita sering mengeluarkan  kentut dilubang bahkan  Ketika BAB tinja kadang-kadang keluar dari lubang . Fistula ani sering mengeluarkan cairan berwarna kuning , nanah , dan darah .

Pada penderita fistula biasanya sering mengeluh beberapa gejala, seperti berikut ini :
  • Nyeri, yang bertambah pada saat bergerak, defekasi, dan batuk.
  • Keluar darah atau nanah dari lubang fistula
  • Iritasi atau ulkus di kulit di sekitar lubang fistula
  • Gatal sekitar anus dan lubang fistula
  • Benjolan (Massa fluktuan) bila masih berbentuk abses
  • Demam, dan tanda tanda umum infeksi
Penyebab fistula ani

Fistula ani ini terjadi karena beberapa penyakit yang menyerang anus ataupun usus. Apapun beberapa penyakit yang dapat memicu timbulnya penyakit fistula ani ialah sebagai berikut:
  • Hiv
  • Sakit chron
  • TBC
  • Kanker usus
  • Kanker anus
Ciri-ciri fistula ani

Adapun ciri-cirinya ialah sebagai berikut:
  • Adanya benjolan di bagian anus atau kemaluan
  • Benjolan yang terasa sakit
  • Pada bagian dubur sering merasa gatal
  • Terasa sakit bila akan bergerak
  • Demam yang tinggi
  • Benjolan yang mengeluarkan darah atau nanah
Baca juga artikel Obat Tradisional Fistula Ani

Minggu, 01 Maret 2015

Pengobatan Penyakit Kista Payudara

Kista payudara adalah sebuah penyakit ketika di dalam payudara terdapat kantung berisi cairan. Kista membentuk benjolan bulat atau oval, menyerupai balon yang berisi air. Benjolan ini dapat terbentuk dalam ukuran kecil atau bahkan besar sekalipun, dengan diameter sekitar 1 sampai 2 inci (2.5 sampai 5cm). Bila benjolan berukuran besar, jaringan payudara yang berada di dekatnya dapat tertekan dan menimbulkan rasa nyeri dan ketidaknyamanan pada payudara.

Penyakit ini dapat dialami oleh semua wanita. Namun, seringkali penyakit ini akan menyerang wanita yang berumur 35 tahun hingga 50 tahun yang belum mengalami menopause. Anda dapat memiliki satu atau banyak kista. Hal ini mungkin hanya Anda temukan di salah satu bagian atau bahkan kedua payudara Anda. Namun, penyakit ini tidak mengarah pada kanker payudara dan tergolong jinak. Biasanya penyakit tersebut akan menghilang dengan sendirinya setelah menopause. Meski begitu, apabila Anda mengalaminya, lebih baik Anda memeriksakan diri ke dokter. Dengan begitu, Anda mungkin dapat mendeteksi benjolan baru pada payudara Anda sekaligus mengetahui perubahan abnormal lain yang mungkin tidak Anda rasakan sebelumnya.

Berikut pilihan pengobatan untuk mengatasi penyakit kista payudara:

1. Aspirasi jarum halus (fine-needle aspiration)

Ini merupakan prosedur untuk mendiagnosis kista pada payudara. Namun, prosedur ini juga dapat Anda gunakan untuk mengobati penyakit kista payudara. Dokter akan mengeluarkan semua cairan dari kista dan memastikan benjolan pada payudara Anda menghilang dan Anda tidak lagi mengalami gejala-gejala pada payudara Anda. Namun, Anda harus melakukan prosedur ini selama berkali-kali untuk dapat mengeluarkan seluruh cairan dari dalam benjolan tersebut

2. Penggunaan hormon

Pil KB (kontrasepsi oral)  yang digunakan untuk mengatur siklus menstruasi juga dapat Anda gunakan untuk mengurangi kekambuhan dari penyakit kista payudara. Namun, pil KB atau terapi hormon lainnya memiliki efek samping pada penggunanya. Untuk itu, jenis obat ini hanya dianjurkan untuk digunakan oleh wanita yang mengalami penyakit kista payudara tahap berat.

3. Operasi

Pembedahan dilakukan untuk mengangkat kista secara langsung. Prosedur ini hanya dilakukan bila benjolan pada payudara menyebabkan Anda merasa tidak nyaman dalam kurun waktu yang lama dan menunjukkan tanda dan gejala yang mengkhawatirkan.

Namun, Anda dapat melakukan beberapa hal seperti berikut untuk meminimalkan rasa ketidaknyamanan yang mungkin Anda rasakan ketika mengalami penyakit ini:
  • Menghindari kafein: Belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa kafein berpengaruh pada penyakit kista payudara. Namun, ada beberapa bukti yang menunjukkan bahwa ketika wanita tidak mengkonsumsi kafein, gejala yang mereka rasakan menghilang begitu saja. Maka dari itu tak ada salahnya untuk mengurangi atau bahkan tidak mengkonsumsi kafen sama sekali ketika Anda mengalami penyakit kista payudara.
  • Mengurangi garam: Beberapa ahli menyarankan kepada Anda, khususnya Anda yang mengalami penyakit kista, untuk mengurangi garam. Sebab, dengan mengkonsumsi sedikit natrium, gejala dan tanda yang mungkin Anda rasakan akan menghilang.
  • Mengonsumsi obat penghilang rasa sakit: Rasa nyeri yang timbul akibat penyakit ini dapat berkurang ketika Anda menggunakan obat penghilang rasa sakit, seperti acetaminophen (Tylenol) atau obat anti-inflamasi, seperti ibuprofen (Advil, Motrin IB) atau naproxen (Aleve, Naprosyn).
Link sumber: http://obattradisionalacemaxs.net/obat-tradisional-kista-payudara/

Jumat, 27 Februari 2015

Ciri-Ciri Penyakit Wasir

Apa saja sih, ciri ciri penyakit ambeien .. ? Ambeien sering dikenal dengan istilah hemorrhoid dalam bahasa latin. Ambeien atau wasir merupakan gangguan yang terjadi pada anus dan terjadinya pembengkakan pada bibir anus. Hal tersebut sangat mengganggu penderita dan juga membuatnya tidak nyaman. Bahkan banyak orang yang merasa malu memiliki penyakit ambeien karena letaknya di bagian anus. Ciri-ciri penyakit ambeien masih bisa dikenali secara dini dan masih dapat disembuhkan jika masih berada pada tahap awal. Maka dari itu anda harus mengenali gejala penyakit ambeien selama masih dapat diobati. Ambeien tersebut terjadi akibat adanya tekanan pada pembuluh darah dan di sekitar rektum. Dan pembuluh darah tersebut membengkak, lalu munculah ambeien. Oleh karena itu ciri-ciri penyakit ambeien dapat dilihat dari darah yang menetes pada saat buang air besar.
Berikut Ini Adalah Ciri Ciri Dari Penyakit Ambeien atau Wasir

Ciri-ciri penyakit ambeien yang bisa dilihat dengan mudah, yaitu :

1. Terjadinya perdarahan ketika buang air besar yang mengakibatkan gatal dan sakit pada bagian anus. Dan gatal serta sakit tersebut terus berlanjut hingga setelah buang air besar selesai. Bagi anda yang mengalami hal ini pada saat buang air besar, sebaiknya anda perlu berhati-hati.

2. Untuk jenis ambeien eksternal, ciri-ciri penyakit ambeien secara umumnya adalah terasa nyeri dan sakit pada saat buang air besar. Darah tersebut biasanya sudah mengumpul di bagian bawah kulit anus sehingga muncul benjolan yang terasa sakit saat disentuh. Hal tersebut juga memang sangat mengganggu dan penyebab adanya rasa tidak nyaman pada bagian anus.

3. Namun, bagi jenis ambeien internal ciri-cirinya hampir sama dengan ambeien eksternal. Yaitu terjadinya perdarahan di anus yang misalnya menetes pada saat buang air besar, menempel pada toilet, atau pada tisue basah yang digunakan pada saat setelah buang air besar.

4. Gejala lainnya yang terjadi pada ambeien internal adalah gatal pada saat buang air besar atau setelah buang air besar. Gatal tersebut diakibatkan oleh penyerapan lendir saat buang air besar. Dan penyerapan lendir itulah yang menyebabkan anus menjadi gatal.

5. Terjadinya iritasi pada kulit juga merupakan salah satu ciri-ciri penyakit ambeien yang harus segera diwaspadai. Ambeien tersebut menyebabkan benjolan atau tonjolan yang juga mengakibatkan iritasi secara ringan.

Baca juga artikel obat tradisional wasir Klik Di Sini

Kamis, 26 Februari 2015

Apa Itu Hepatitis B

Hepatitis B dan C merupakan penyakit liver yang paling banyak ditemukan. Penyakit Hepatitis B adalah infeksi serius pada hati yang disebabkan oleh virus hepatitis B. Pada beberapa orang infeksi hepatitis B dapat menjadi kronis dan menyebabkan kegagalan hati, kanker hati atau kerusakan pada jaringan hati.
Virus Hepatitis B menyerang siapa saja tanpa pandang bulu. Jika tidak segera diobati, maka infeksi penyakit bisa menyebabkan penyakit hati kronis dan mengancam keselamatan jiwa penderitanya. Karena itu, vaksinasi perlu diberikan pada mereka yang belum memiliki kekebalan tubuh terhadap virus tersebut.

Salah satu gejala hepatitis B yang khas adalah perubahan warna kulit di area yang putih menjadi kekuningan. Oleh karena itu, di beberapa daerah di Indonesia penyakit ini sering disebut dengan "Penyakit Kuning".

Banyak orang yang mengalami hepatitis B dapat sembuh bahkan jika tanda dan gejalanya parah. Karena itu,penting bagi kita untuk mengenali gejala-gejala penyakit ini. Berikut ini beberapa gejala khas dari penyakit Hepatitis B yang harus diwaspadai.

Gejala Penyakit Liver Hepatitis B

Tanda dan gejala hepatitis B biasanya muncul setelah dua sampai tiga bulan setelah anda terinfeksi dan gejalanya dapat bervariasi dari yang ringan sampai parah. Tanda dan gejala hepatitis B antara lain:
  • Nyeri pada area perut
  • Urin yang berwarna gelap
  • Nyeri sendi
  • Hilang nafsu makan
  • Mual dan muntah
  • Lemah dan kelelahan
  • Kulit dan area putih pada mata menjadi kuning
Penyebab & Faktor Risiko

Penyebab Penyakit Hepatitis B

Infeksi hepatitis B disebabkan oleh virus hepatitis B yang menular secara langsung melalui darah, air mani atau cairan tubuh lain. Ketika virus hepatitis B masuk kedalam hati, virus ini akan menyerang sel hati dan melipat gandakan dirinya. Hal ini akan menyebabkan pembengkakan pada hati dan memicu tanda dan gejala infeksi hepatitis B.

Virus Hepatitis B menular dengan cara:
  • Hubungan seksual
  • Berbagi jarum suntik
  • Kontak langsung dengan darah
  • Menurun dari ibu kepada anak
Faktor risiko

Risiko hepatitis B akan meningkat jika anda:
  • Melakukan hubungan seksual dengan pasangan yang berbeda-beda tanpa menggunakan alat pengaman
  • Melakukan hubungan seksual dengan orang yang terinfeksi hepatitis B tanpa menggunakan alat pengaman
  • Memiliki penyakit seksual menular seperti gonorrhea atau Chlamydia
  • Berbagi jarum suntik
  • Satu rumah dengan seseorang yang terinfeksi virus hepatitis B
  • Memiliki pekerjaan yang mendekatkan anda dengan kemungkinan menyentuh darah manusia
  • Menjalani hemodialysis (cuci darah)
Baca juga artikel lainya pengobatan tradisional hepatitis b

Rabu, 25 Februari 2015

Gejala Benjolan Di Ketiak

Benjolan di ketiak atau Lymphadenitis adalah peradangan pada salah satu atau lebih kelenjar getah bening, yang biasanya menjadi bengkak dan lunak. Kelenjar getah bening merupakan bagian dari sistem limfatik yang berperan sebagai sistem pertahanan tubuh untuk mealawan infeksi, tetapi juga dapat mengalami pertumbuhan abnormal seperti kanker. Itulah sebabnya mengapa pembesaran kelenjar getah bening menjadi tanda adanya proses infeksi, atau suatu keganasan (kanker). Tapi tidak semua benjoan di ketiak ini merupakan keganasan (kanker). Pembesaran kelenjar getah bening ini dapat berbahaya apabila diikuti dengan tanda-tanda keganasan seperti berat badan menurun, benjolan bertambah besar dengan cepat, benjolan keras, kemerahan dan terasa sangat menyakitkan, penyebaran kanker di tempat lain, umur lebih dari 50 tahun dan ada riwayat keganasan dalam keluarga.
Faktor Penyebab Benjolan Di Ketiak
  • Infeksi bakteri dan jamur.
  • Mencukur bulu ketiak.
  • Penggunaan deodorant.
  • Reaksi alergi.
Gejala Yang Di Timbulkan
  • Adanya benjolan kenyal yang terdapat pada ketiak.
  • Mengalami demam tinggi dan sering keringat malam.
  • Mengalami sembelit yang cukup berat.
  • Adanya gangguan pada pernapasan.
  • Berkurangnya nafsu makan.
Baca juga artikel lainya obat herbal benjolan di ketiak