Senin, 16 Februari 2015

Gejala Dan Penyebab Kanker Serviks

Gejala kanker serviks, penyebab, faktor resiko dan cara pencegahan. Apa itu kanker serviks alias Cervical Cancer? Kanker serviks adalah satu dari banyak kanker yang terjadi pada organ reproduksi wanita. Human papillomavirus (HPV) memainkan peran akan timbulnya banyak kasus kanker serviks. Wanita pengidap kanker mulut rahim ini akan mempunyai beberapa gangguan, diantaranya rasa nyeri dan pendarahan saat berhubungan intim.

Ketika terkena HPV, sistem imun tubuh biasanya mencegah virus tersebut berkembang di dalam tubuh. Pada kasus kanker serviks, virus HPV bertahan hidup di dalam tubuh selama bertahun-tahun dan mengubah beberapa sel pada permukaan leher rahim menjadi sel kanker. Kanker serviks biasanya terjadi pada wanita yang berusia lebih dari 30 tahun.

Gejala Kanker Serviks

Anda mungkin sama sekali tidak mengalami gejala kanker serviks – pada tahap awal kanker serviks biasanya tidak menunjukkan tanda dan gejala. Inilah mengapa pemeriksaan menjadi penting.

Tanda dan gejala kanker serviks pada tahap lanjut antara lain:
  1. Pendarahan pada vagina ketika berhubungan, saat tidak dalam periode datang bulan atau setelah menopause.
  2. Basah atau keluar darah pada vagina yang kental dan berbau.
  3. Sakit pada pinggul atau nyeri ketika berhubungan.
Penyebab & Faktor Risiko

Penyebab Kanker Serviks

Secara umum kanker terjadi karena mutasi sel normal menjadi sel yang tidak normal. Sel yang normal akan tumbuh dan melipatgandakan secara teratur. Akan tetapi sel kanker tumbuh dan melipatgandakan diri secara tidak terkontrol dan sel tersebut tidak mati. Akumulasi dari sel tersebut akan menjadi besar dan disebut dengan tumor. Sel kanker menyerang jaringan tubuh terdekat dan dapat memecah dari sumbernya untuk menyebar ke manapun di bagian tubuh.

Ada dua tipe umum kanker serviks
  • Squamous cell carcinomas terdapat pada bagian bawah serviks. Tipe ini menjadi penyebab sekitar 80 sampai 90 persen kanker serviks.
  • Adenocarcinomas terjadi pada bagian atas serviks. Tipe ini menjadi penyebab 10 sampai 20 persen kanker serviks.
Apa yang menjadi penyebab sel squamos atau sel glandular menjadi tidak normal dan berkembang menjadi kanker tidak jelas. Tetapi virus HPV memainkan peran dalam hal ini. Bukti menunjukkan bahwa virus HPV ditemukan pada semua kasus kanker serviks. Tetapi di sisi lain banyak pula wanita yang memiliki virus HPV tidak pernah mengalami kanker serviks. Ini berarti ada kemungkinan faktor lain juga memainkan peran, seperti genetik, lingkungan atau gaya hidup.

Faktor Risiko Kanker Serviks

Beberapa hal yang dapat meningkatkan risiko kanker serviks antara lain:
  • Berhubungan seksual dengan banyak pasangan
  • Melakukan hubungan seksual saat usia dini
  • Penyakit seksual menular lain
  • Sistem imun tubuh yang lemah
  • Merokok
Baca juga artikel lainya obat kanker serviks tradisional

Sabtu, 14 Februari 2015

Apa Itu Tumor Otak

Tumor otak adalah pertumbuhan sel-sel dalam tengkorak secara abnormal.

Tumor otak primer adalah tumor yang timbul dari otak. Mereka tumbuh dari sel-sel otak, pembuluh darah di otak, syaraf yang muncul dari otak atau selaput yang menutupi otak. Tumor otak jinak (bukan kanker) umumnya tumor yang tumbuh lambat. Mereka dapat memberikan tekanan yang berpotensi merusak otak tetapi tidak menyebar ke jaringan otak sekitarnya. Tumor otak ganas (kanker) cepat tumbuh dan mereka menyebar ke sekitar otak.

Tumor otak sekunder atau metastasis tumbuh dari sel-sel kanker yang menyebar dari kanker primer di organ lain (misalnya paru-paru, payudara atau usus besar).

Baik tumor otak primer dan sekunder dapat mengakibatkan masalah yang serius dan menyebabkan kematian jika pertumbuhannya dibiarkan tidak terkendali. Semua pasien dengan gejala tumor otak harus dievaluasi oleh seorang ahli bedah syaraf untuk diagnosis dan pengobatan.

Penyebab

Apa penyebab Tumor Otak?

Beberapa penyakit yang diwariskan secara genetik telah diidentifikasi dapat meningkatkan resiko tumbuhnya tumor otak. Misalnya, pada kondisi yang dikenal sebagai Von Hippel-Lindau Syndrome, tumor seperti tumor otak kecil atau tumor ginjal yang ganas dapat berkembang pada anak, saudara dan kerabat. 

Hasil riset telah mengidentifikasi keabnormalan genetik pada beberapa tumor otak. Juga telah diketahui bahwa kemungkinan tumbuhnya beberapa tumor lebih tinggi dalam keluarga tertentu.

Namun, dalam sebagian besar kasus, penyebab tumor otak tidak diketahui. Pada saat ini tidak ada bukti yang jelas bahwa cedera, paparan bahan kimia, infeksi virus, pemakaian ponsel, faktor lingkungan ataupun stres mental dapat menyebabkan pertumbuhan tumor otak.

Gejala

Gejala mungkin umum atau terlokalisasi.

Gejala umum disebabkan oleh meningkatnya tekanan pada otak, adalah :
  • Sakit kepala berulang yang memburuk di pagi hari
  • Mual dan muntah
  • Kejang
  • Peningkatan rasa kantuk
Gejala terlokalisasi tergantung pada lokasi tumor, adalah :
  • Kelemahan atau mati rasa yang makin menjadi di lengan atau kaki
  • Kesulitan bicara, pendengaran, konsentrasi atau penglihatan yang makin menjadi, termasuk penglihatan ganda
  • Hilang ingatan atau perubahan dalam ingatan
  • Perubahan signifikan dalam kepribadian atau tingkah laku
Beberapa gejala ini mungkin juga disebabkan oleh kondisi lain selain tumor otak. Oleh karena itu ada baiknya mencari pendapat ahli bedah syaraf jika gejala tersebut berkelanjutan.

Baca juga artikel lainya pengobatan tradisional tumor otak

Jumat, 13 Februari 2015

Pengertian Paru Paru Basah

Pengertian Ciri, Gejala Dan Penyebab Paru-Paru Basah Penyakit paru-paru basah merupakan gangguan kesehatan pada tubuh, yaitu terjadinya masalah pada saluran pernafasan yang menuju paru-paru terlalu banyak air. Paru-paru memang basah untuk melancarkan kinerjan, Tapi jika terlalu banyak cairan maka dapat menimbulkan akibat yang fatal, seperti paru-paru bengkak dan menghasilkan lendir.

Penyakit paru-paru basah dikenal dengannama bronchitis. Bronchitis muncul saat mengalami infeksi pada saluran pernafasan. Terjadinya pilek atau flu adalah penyebab paru-paru basah, Bila pilek dan flu terjadi lebih dari satu minggu, maka pergi ke dokter.

Ciri Penyakit Paru-Paru Basah

Berikut ini ciri-ciri panyakit paru-paru basah yang sering terjadi
  • Nafsu makan berkurang
  • Berkurangnya berat badan
  • Batuk yang berkepanjangan
  • Demam
  • Batuk yang berlendir
  • Susah bernapas
Untuk mengetahui penyakit paru-paru basah, mari kita kenali terlebih dahulu gejala Penyakit paru-paru basah di bawah ini:
  • Telapak tangan dan kaki terasa dingin dan sering basah (keluar keringat).
  • Sesak nafas.
  • Batuk yang disertai dahak.
  • Dada terasa sakit saat batuk.
Penyebab Penyakit Paru-Paru Basah

Penyakit paru-paru basah ini disebabkan oleh sekitar 30 macam sumber infeksi.Penyebab utamanya adalah bakteri, virus, mikroplasma, jamur, berbagai senyawa kimia, dan partikel. Virus sinsitial pernapasan (respiratory syncitial virus atau RSV), painfluenzae, influenzae, dan adenovirus merupakan yang paling kerap menyebabkan pneumonia.

Penyakit Paru-paru basah kalau dibiarkan bisa berakibat fatal. Penyakit pneumonia dapat juga terjadi karena aspirasi kandungan lambung, air atau iritasi. Umumnya infeksi virus saluran pernapasan bawah berlangsung selama musim dingin atau hujan.

Pencegahan Penyakit Paru-Paru Basah

Pencegahan Paru – Paru Basah bisa di cegah sebelum menyerang kesehatan kita, dan berikut ini jenis pencegahan yang dapat anda lakukan.
  • Hindari kebiasaan mero kok
  • Hindari minuman beralk ohol
  • Menjaga Kebersihan tangan
Demikian tadi share mengenai Definisi Ciri, Gejala Dan Penyebab Paru-Paru Basah semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan anda dalam ilmu kesehatan.

Baca juga artikel pengobatan alami paru-paru basah Klik Di Sini

Rabu, 11 Februari 2015

Gejala Awal HIV/AIDS

HIV atau human immunodeficiency virus adalah virus yang mampu menyebabkan penyakit AIDS di dalam tubuh Anda. Anda dapat terinfeksi penyakit ini dengan cara melakukan hubungan seks tanpa kondom dengan mereka yang sudah terkena penyakit ini atau berbagi jarum suntik dengan penderita AIDS.
Walaupun penyakit ini mampu menyebabkan gangguan kesehatan yang serius, namun sayangnya gejala awal dari penyakit ini kurang diketahui. Sehingga penyakit ini baru diketahui ketika sudah masuk stadium yang parah.

Berikut adalah gejala awal dari penyakit HIV AIDS yang harus Anda ketahui.

Demam

Gejala awal dari penyakit ini dapat berupa demam ringan, sakit tenggorokan, dan pembengkakan kelenjar getah bening. Hal ini menjadi tanda bahwa virus tersebut telah memasuki aliran darah Anda dan merusak kekebalan tubuh.
Kelelahan

Ketika virus tersebut telah memasuki tubuh Anda, maka mereka akan menyerang sel-sel tubuh yang sehat. Sehingga dapat menyebabkan kelelahan dan kelemahan di dalam tubuh Anda.

Nyeri otot

Nyeri otot ini terjadi sebab terjadi peradangan di kelenjar getah bening Anda. Nyeri ini pun dapat menyerang di sendi dan pangkal paha atau lutut.
Ruam kulit

Sebuah ruam kulit seperti bisul dan jerawat yang tiba-tiba menyerang tubuh juga dapat menjadi tanda awal dari penyakit ini. Penyakit kulit ini terjadi beberapa saat setelah Anda terinfeksi HIV.
Mual, muntah dan diare

Diare yang terus menerus dan disertai dengan mual dan muntah juga menjadi tanda bahwa Anda terinfeksi penyakit ini.
Berat badan berkurang dan batuk kering

Batuk kering dan turunnya berat badan secara drastis juga merupakan tanda awal penyakit HIV AIDS. Hal ini terjadi karena lagi-lagi disebabkan virus HIV yang mengganggu kesehatan sel tubuh lain.

Itulah beberapa gejala umum dari penyakit HIV AIDS. Apabila Anda merasa bahwa diri Anda berada pada risiko yang tinggi untuk terkena penyakit ini dan mengalami gejala di atas, sebaiknya segera berkonsultasilah menuju dokter.

Baca juga artikel lainya obat herbal hiv/aids

Faktor Resiko Kanker Usus Besar

Kanker usus besar merupakan bagian dari sistem pencernaan yang berfungsi sebagai tempat menampung limbah makanan yang masuk ke sistem pencernaan. Sementara bagian ujung dari usus besar yang berada dekat anus disebut rektum.
Kanker usus besar adalah kanker yang menyerang usus besar yang letaknya berada di bagian bawah sistem pencernaan. Kanker rectal adalah kanker yang terdapat pada beberapa inchi di bagian akhir usus besar. Banyak kasus kanker usus besar dimulai dengan ukuran kecil, benjolan sel jinak yang disebut adenomatous polyps. Polip ini biasanya menyebabkan kanker usus besar.

Kanker usus besar dan rektum (juga disebut sebagai kanker kolorektal) dapat menyerang dan merusak jaringan sekitar usus dan organ lain. Sel-sel kanker juga dapat melepaskan diri dan tersebar ke bagian lain dari tubuh (seperti hati dan paru-paru) membentuk tumor baru.

Gejala Kanker Usus Besar

Kanker usus besar memiliki gejala antara lain:
  • Perubahan pada kondisi usus, antara lain diare atau konstipasi atau perubahan rutinitas buang air besar yang tidak seperti biasanya
  • Pendarahan pada dubur atau terdapat darah pada feses
  • Ketidaknyamanan pada area perut, seperti kejang, kembung atau nyeri
  • Perasaan tidak tuntas ketika buang air besar
  • Lemah
  • Hilang berat badan
  • Anemia
  • Bentuk kotoran (feses) yang panjang dan kecil mirip pensil
  • Faktor risiko
Beberapa faktor yang meningkatkan risiko kanker usus besar antara lain:
  • Berusia tua
  • Memiliki catatan pribadi dengan kanker usus atau polip
  • Memiliki radang pada saluran pencernaan
  • Sindrom genetik yang dapat meningkatkan risiko kanker usus besar, seperti familial adenomatous polyposis dan hereditary nonpolyposis colorectal cancer, yang juga dikenal dengan Lynch syndrome.
  • Sejarah keluarga dengan kanker usus besar atau polip pada usus besar
  • Makan makanan rendah serat dan tinggi lemak
  • Gaya hidup yang pasif
  • Diabetes
  • Obesitas
  • Merokok
  • Mengkonsumsi alkohol
  • Terapi radiasi untuk kanker
Baca juga artikel lainya obat tradisional kanker usus besar

Minggu, 08 Februari 2015

Ciri-Ciri Gondok Beracun

Gondok adalah pembesaran kelenjar gondok ( trioid) yaitu kelenjar berbentu kupu-kupu yang terletak di bawah pangkal tenggorokan ( depan leher). Penyakit gondok dibedakan menjadi dua jenis yaitu gondok bisa dan gondok beracun (hipertiroid). Gondok bisa tidak menimbukan gejala yang serius, tetapi jika tidak di obati maka lama kelamaan akan menjadi mengganas atau jadi gondok beracun atau hipertioid.
Gondok merupakan pembengakakan atau benjolan besar pada leher sebelah depan (pada tenggorokan) dan terjadi akibat pertumbuhan kelenjar gondok yang tidak normal. Kebanyakan penyakit gondok disebabkan oleh kekurangan yodium dalam makanan. Demikian pula, kekurangan yodium pada wanita hamil kadang-kadang menyebabkan bayi meninggal dunia bayi dilahirkan dengan kelambatan mental dan atau tuli (kretinisme). Hal ini dapat terjadi, walaupun ibu tidak menderita penyakit gondok.

Faktor penyebab penyakit Gondok disebabkan oleh gangguan pada kelenjar tiroid sehingga tidak dapat mensekresikan hormon tiroid sesuai dengan kebutuhan tubuh. Juga dapat terjadi karena kekurangan kadar yodium yang menyebabkan gondok bersifat endemik.

Ciri Ciri Gondok beracun seperti:
  • Timbul tonjolan kecil pada tenggorokan yang kemudian membengkak dan tonjolan semakin terlihat besar pada tenggorokan.
  • Selera makan yang mulai menurun dan berkurang. Ketika kelenjar tiroid terganggu pada tenggorokan, terjadi penurunan selera makan yang cukup drastis. Hal ini disebabkan oleh susah menelan
  • Mulut mulai terasa tegang dan nyeri saat mengunyah atau menelan makanan
  • Ketika malam hari, suhu tubuh tinggi (panas)
  • Terkadang sering mengalami dengungan pada telinga
  • Sakit tenggorokan. Gejala ini merupakan gejala umum yang dirasakan, meskipun sakit tenggorokan tidak dapat dijadikan sebagai tolak ukur dari timbulnya penyakit gondok.
Baca juga artikel lainya obat tradisional gondok beracun

Buah-Buahan Pencegah Penyakit Stroke

Berdasarkan data terhadap penyakit stroke tahun 2012, lembaga American Stroke Association menyebutkan angka 795.000 orang, di Amerika saja. Itu berarti setiap 40 detik ada satu orang yang terkena stroke.
Penyakit pembuluh darah ini bisa disebabkan oleh penyumbatan aliran darah—yang disebut stroke iskemik—atau pecahnya pembuluh darah sehingga aliran darah tidak mencapai otak—yang disebut stroke hemorrhagik.

Gejala stroke yang umum adalah matinya sensor atau respon sebagian tubuh karena rusaknya jaringan otak. Banyak orang sudah mengetahui bahwa mengonsumsi buah-buahan dapat bermanfaat untuk kesehatan, tetapi hanya sedikit yang tahu bahwa buah juga bisa mencegah penyakit stroke. Apa saja buah yang dimaksud?

Tomat

Banyak orang mengonsumsi tomat hanya untuk membuat makanan lebih nikmat. Tetapi ternyata kandungannya punya banyak khasiat. Hasil riset menunjukkan bahwa kandungan lycopene, zat berwarna merah dalam tomat, dapat menurunkan resiko stroke pada pria dewasa.

Penelitian yang dilansir dalam jurnal Neurology tersebut melibatkan subyek 1.031 pria dewasa yang dibagi dalam empat kelompok. Pada awal penelitian, terdapat 25 kasus penyakit stroke dari 258 pria yang kadar lycopene dalam darahnya kecil.

Sementara, hanya ada 11 kasus penyakit stroke dari 258 pria dengan kadar lycopene darah yang tinggi. Dr. Jouni Karppi, dari University of Eastern Finland di Kuopio, menyatakan, ”Penelitian ini menambah bukti bahwa menu buah dan sayuran dalam diet sangat penting untuk menurunkan resiko penyakit stroke.”

Citrus

Memakan buah jeruk, atau sejenisnya, selalu mencitrakan kehidupan yang sehat. Tetapi, rupanya tidak hanya itu. Hasil penelitian yang dilansir dalam jurnal Stroke menyimpulkan bahwa buah citrus dan sejenisnya, menurunkan hingga 19 persen resiko stroke iskemik, yang diakibatkan oleh tersumbatnya pembuluh darah ke otak.

Penemuan ini merupakan bagian dari riset Nurses’ Health Study, dan melibatkan hampir 70.000 wanita. Para peneliti tersebut mengamati kadar zat flavonoid yang terdapat dalam berbagai buah citrus, dan mereka menyimpulkan bahwa setiap orang dianjurkan makan 2-4 porsi buah semacam itu per hari untuk menurunkan resiko penyakit stroke.

Penelitian-penelitian sebelumnya telah mendapati bahwa vitamin C dan kalium, yang keduanya ada dalam kadar yang besar dalam buah-buahan ini, juga dapat membantu melindungi kita terhadap penyakit jantung dan stroke.

Kedelai

Kedelai, dalam bentuk susu atau makanan lain, tentu sangat enak. Namun, kedelai juga bermanfaat dalam menurunkan resiko penyakit stroke. Kedelai dapat menurunkan kolesterol, khususnya kolesterol jahat (LDL) hingga 28 persen. Angka ini hampir menyamai angka yang dicapai dengan obat-obatan statin.

Noni

Buah Noni terkenal karena kemampuannya menjaga tekanan darah tetap stabil. Karena itu Noni juicepenyakit stroke sering dimanfaatkan untuk menurunkan tekanan darah pada penderita darah tinggi, dan dengan demikian mencegah terjadinya penyakit stroke.

Buah Noni memiliki kandungan xeronin, juga kaya akan kandungan vitamin dan mineral lainnya, yang bisa memperbaiki fungsi tubuh sehingga bisa digunakan untuk terapi stroke.

Apel

‘Sebutir apel sehari, kamu tidak akan pernah ke dokter,’ begitu kira-kira kata pepatah barat. Ya, banyak pakar gizi menyetujui hal itu. Sebutir apel sehari dapat menurunkan resiko penyait stroke hingga 50 persen.

Buah ini kaya akan kandungan quercetin yang terbukti mampu mengatasi inflamasi. Tentu hal ini relevan mengingat pengerasan pembuluh darah seringkali terjadi akibat inflamasi.

Pisang

Inilah salah satu alasan Anda perlu memasukkan pisangpenyakit stroke dalam menu makan siang Anda: Pisangpenyakit stroke kaya akan kandungan kalium. Hasil riset menunjukkan bahwa diet rendah kalium (kurang dari 1.5 gram per hari) dapat meningkatkan resiko penyakit stroke hingga 28 persen.

Dan riset Health Professionals Follow-Up Study mendapati bahwa para partisipan penelitian yang mengonsumsi buah yang mengandung banyak kalium sebanyak sembilan porsi per hari ternyata 38 persen lebih rendah mengalami resiko peyakit stroke dibandingkan dengan mereka yang hanya mengonsumsi empat porsi sehari.

Kacang-Kacangan

Kacang-kacangan juga baik untuk kesehatan pembuluh darah karena mengandung banyak asam folat. Menurut sebuah penelitian selama 20 tahun terhadap hampir 1.000 subyek dewasa, mengonsumsi makanan yang mengandung asam folat yang tinggi dapat mengurangi resiko penyakit stroke hingga 20 persen.

Nah, setelah tahu tentang ketujuh buah ini, Anda pasti langsung terpikir untuk mulai mengonsumsi buah-buahan tersebut. Buah-buahan itu tidak hanya bisa mengurangi resiko penyakit stroke, tetapi kita yakin itu juga bisa mencegah berbagai penyakit lain.

Baca juga artikel lainya pengobatan tradisional stroke